URBN Tambah Porsi Dana Akuisisi Lahan dan Proyek Properti

URBN Tambah Porsi Dana Akuisisi Lahan dan Proyek Properti

  • September 5, 2019
  • in News

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) pagi ini, sepakat untuk merubah komposisi pengunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Sekretaris Perusahaan URBN, Tri Racham Batara mengatakan, sampai saat ini perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp330,33 miliar. Sedangkan hingga akhir Juni 2019 sudah digunakan sebesar Rp38,15 miliar untuk akuisisi lahan, pengembangan lahan Rp13,06 miliar dan modal kerja Rp41,63 miliar.

“Adapun sisa dana IPO untuk akuisisi lahan sebesar Rp177,62 miliar, pengembangan lahan Rp116,39 miliar dan modal kerja Rp36,13 miliar. Totalnya senilai Rp330,33 miliar,” kata Tri di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Ia menambahkan, dengan disetujui-nya perubahan penggunaan IPO itu, maka perseroan lebih leluasa dalam pengembangan kawasan dengan konsep dan prinsip Transit Oriented Development (TOD).

“Sehingga perseroan dapat mengembangkan lahan-lahan yang berlokasi di titik-titik transportasi masal seperti LRT,” kata dia.

Lebih lanjut ia merinci, RUPSLB setuju untuk meningkatkan alokasi dana untuk akusisi lahan, proyek dan perusahaan properti menjadi Rp342 miliar atau 80,83% dari sebelumnnya 50,99% dari dana IPO.

Pengembangan lahan menjadi Rp26,27 miliar atau 6,21% dari sebelumnya 30,58% dan modal kerja menjadi Rp54,84 miliar atau 12,96% dari 18,42% dari dana IPO sebesar Rp423,1 miliar.

Dalam RUPSLB ini juga mengangkat Thomas selaku Direktur perseroan dan menyetujui pengunduran diri Tri Rachman Batara selaku Direktur. Sehingga susunan kepengurusan perseroan menjadi sebagai berikut :

Komisaris Utama                              : Yongky Wijaya

Komisaris Independen                     : Dyah Tjahjani Saraswati

Direktur Utama                                  : Paulus Nurwandono

Direktur                                               : Agustus Antono Aditomo

Direktur                                               : Thomas

sumber : PASARDANA

LEAVE A COMMENT

Your email address will not be published.

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish